[Download] Kiat-Kiat Menangkal Terorisme


Alhamdulillah, telah terlaksana daurah dengan tema Kiat-Kiat Menangkal Terorisme pada:

Hari / Tanggal : Sabtu, 2 Dzulhijjah 1432 / 29 Oktober 2011
Tempat : Ma’had Darus Salaf Al Islam, Pendem-Sumberlawang-Sragen
Pemateri : Al Ustadz Luqman bin Muhammad Ba’aduh

Berikut adalah link downloadnya:

Sesi 1 (Durasi 1:39:17)

 

Klik untuk Download | MP3 | 11.36 MB

Sesi Tanya Jawab (Durasi 29:40)

 

Klik untuk Download | MP3 | 3.40 MB

Sumber: reupload dari blog pribadi Al Akh Ibnu Setiyadi.

Barakallahu fiikum jami’an.

Iklan

Bahaya Laten Penyimpangan Akidah


Bahaya Laten Penyimpangan Akidah

(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman)

Bagi seorang muslim, keharusan memiliki akidah yang benar merupakan sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi. Baginya, kedudukan akidah yang benar seperti kepala bagi jasad. Di atas akidah yang benar inilah akan dibangun segala amal perbuatannya, yang nantinya akan menentukan bermanfaat atau tidaknya amalan tersebut di hadapan Allah l.

Dalam pembahasan yang telah lewat, kita telah mengenal tentang awal mula terjadinya kerusakan fitrah pada manusia dan siapa yang mendalangi kerusakan tersebut. Kerusakan terbesar yang menodai kesucian fitrah setiap insan adalah penyimpangan di dalam akidah. Kerusakan inilah yang menjadi tujuan akhir dari setiap gerakan setan, yang berlayar dan berlabuh di atas kesucian fitrah manusia dengan senjata yang sulit tertandingi kecuali oleh orang-orang yang mendapat rahmat dan taufik serta hidayah dari Allah l.
Dua senjata ampuh setan dalam merusak fitrah manusia adalah syubhat dan syahwat. Dengan syubhat yang disebarkan setan, sesuatu yang haq bisa menjadi samar-samar bahkan menjadi batil dan sebaliknya yang batil bisa menjadi haq dalam pandangan orang yang terfitnah (menyimpang). Dengan syubhatnya pula, tauhid bisa menjadi syirik dan sebaliknya syirik bisa menjadi tauhid. Pun dengan syubhatnya, sunnah bisa menjadi bid’ah dan bid’ah bisa menjadi sunnah, demikian seterusnya.
Adapun syahwat, maka dengannya semua keharaman akan mudah dilakukan serta menjadi sesuatu yang menyenangkan dan mendatangkan kepuasan hidup; berzina, berjudi, minum khamr, membunuh, mencaci-maki, menyakiti, berbuat sihir, mencuri, dan segala bentuk keharaman lainnya.
Bila umat berkubang dalam kerusakan fitrah dan akidah, maka tidak ada penyebabnya selain syubhat dan syahwat. Oleh karena itu, Allah l mengatakan di dalam Al-Qur’an:
“Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar dan mereka meyakini ayat-ayat Kami.” (as-Sajdah: 24) Lanjutkan membaca

Dialog Terbuka Mendudukkan Permasalahan Jihad dan Terorisme


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِAlhamdulillah Dialog Terbuka Mendudukkan Permasalahan Jihad dan Terorisme di Solo telah diadakan, sebagai usaha kesekian kalinya untuk menegakkan hujjah kepada Teroris Khawarij dan sekaligus menjawab tantangan mereka untuk berdialog terbuka.Tapi kenyataannya, Jama’ah Anshorut THOGUT dan Majelis MuJAHILin Indonesia [MMI] bisanya hanya demo, katanya berani dialog terbuka, ketika diadakan dialog terbuka tokoh-tokohnya tidak berani muncul dengan beralasan: Tidak diundang, padahal demo juga tidak diundang tapi datang, klu berani datang saja walau tidak diundang, kajiannya kan terbuka untuk umum. Tapi klu takut krn tidak punya dalil yg kuat jangan cari-cari alasan!!Kata salah seorang dari kelompok pendemo, lewat orasi di atas mobil:”Jangan menghakimi saudara sendiri dengan tuduhan khawarij, hanya karena mereka mencoba membela saudaranya yang ditindas kafirin Amerika. Ingat, kamu juga muslim.”

Tanggapan:

1. Lalu bagaimana dengan penghakiman kalian dengan tuduhan kafir kepada pemerintah muslim?! [Alhamdulillah telah kami bantah pengkafiran pemimpin mereka terhadap Presiden SBY hafizhahullah dalam artikel: MENGKAFIRKAN PENGUASA MUSLIM ADALAH AKAR KESESATAN TERORIS KHAWARIJ, Link: http://nasihatonline.wordpress.com/2011/04/29/mengkafirkan-penguasa-muslim-adalah-akar-kesesatan-teroris-khawarij/ ]

2. Bagaimana pula dengan pengeboman yang dilakukan oleh anggota kalian terhadap kaum muslimin di masjid Kantor Polisi di Cirebon?! Setelah kalian hakimi dengan tuduhan kafir baru kalian bom, bahkan tanpa peduli korbannya apakah yang dikafirkan saja ataukah yang masih kalian anggap muslim, juga menjadi korban.

3. Dan bagaimana pula dengan penghakiman Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam terhadap sebagaian kaum muslimin dengan Khawarij Kilaabun Naar?! Tentunya hal itu tidak dilakukan kecuali karena mereka memiliki sifat-sifat Khawarij.

Maka klu tidak mau dituduh khawarij, jangan mengikuti kelakuan khawarij [Ini bukti sifat-sifat Khawarij pada diri kalian: PERANG TERHADAP TERORIS KHAWARIJ BUKAN PERANG TERHADAP ISLAM, Link: http://nasihatonline.wordpress.com/2010/08/23/perang-terhadap-teroris-khawarij-bukan-perang-terhadap-islam/ ]

4. Klu betul kalian membela saudara muslim yang ditindas oleh Amerika kenapa tidak menyerang orang yang menindas, seperti tentara Amerika di Afghanistan atau tentara Yahudi di Palestina, malah yang kalian bom adalah orang kafir yang tidak bersalah bahkan kaum muslimin ikut menjadi korban?!

5. Apa yang kalian lakukan adalah Terorisme bukan Jihad [Ini bukti syarat-syarat Jihad dalam syari’at yang tidak kalian penuhi: Nasihat Kepada Teroris: Ketahuilah, Jihad Beda dengan Terorisme!!!, Link: http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/03/105/ ]

Hadaanallahu wa iyyaahum, wa Huwal Musta’an.

sumber : Status Facebook ustadz Sofyan Chalid Ruray   tertanggal 29/10/2011.
NB : download audio Dialog Terbuka Mendudukkan Permasalahan Jihad dan Terorisme : [Download] Dialog Terbuka Mendudukkan Permasalahan Jihad dan Terorisme.

[Download] Dialog Terbuka Mendudukkan Permasalahan Jihad dan Terorisme


Bismillah.

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah yang telah memberi kenikmatan yang sangat banyak, salah satunya dengan terlaksananya “Dialog Terbuka Mendudukkan Permasalahan Jihad dan Terorisme” yang diselenggarakan oleh RUMUS (Forum Mahasiswa Muslim Surakarta) yang didukung oleh Yayasan Darul Halim dan Klinik Husada 77 pada:

Hari, tanggal : Sabtu, 2 Dzulhijjah 1432 / 29 Oktober 2011
Tempat : Gedung IPHI, Baron, Surakarta
Pemateri :
1. Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqornain bin Muhammad Sunusi
2. Al Ustadz Abdul Barr Kaisenda

Berikut ini kami sediakan link download rekaman acara yang telah terselenggara.

Sambutan Panitia (Durasi 11:33)

 

Klik untuk Download | MP3 | 1.32 MB

 

Sesi Dialog (Durasi 2:31:50)

 

Klik untuk Download | MP3 | 17.38 MB

 

Brakallahu fiikum jami’an.

sumber : Disini

Download Audio: MERAIH PAHALA DIKALA HUJAN (Ust. Mahful Safrudin, Lc.) [BAGUS]


Bismillah, silakan download rekaman kajian yang disampaikan Al-Ustadz Abu Umair Mahful Safrudin, Lc. hafizhahullah dengan tema MERAIH PAHALA DIKALA HUJAN. Kajian ini disampaikan di Gemolong, Sragen (Jum’at, 19 Februari 2010). Semoga nasihat yang beliau sampaikan bermanfaat bagi kita. Silakan download pada link berikut:

MERAIH PAHALA DIKALA HUJAN

artikel ilmiah tentang hujan :Di sini(Baca deh, bagus lho)

diposkan oleh : https://abunamira.wordpress.com

Hujan dalam Syariat Islam


Alhamdulillah, hari-hari belakangan ini Doha-Qatar dikaruniai nikmat yang jarang dijumpai, hujan. Nikmat yang sering terabaikan, terutama bagi rekan-rekan kita di Indonesia yang karena seringnya mendapat hujan terkadang keluar umpatan yang menyelisihi syariat. Bagaimana sebenarnya syariat Islam memandang nikmat hujan ini?

Berikut kumpulan beberapa artikel yang berkaitan dengan hujan sebagai bahan muhasabah bagi kita:

Dari Zaid bin Khalid Al-Juhaini radhiallahu anhu dia berkata:

صَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الصُّبْحِ بِالْحُدَيْبِيَةِ عَلَى إِثْرِ سَمَاءٍ كَانَتْ مِنْ اللَّيْلَةِ فَلَمَّا انْصَرَفَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِي مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا فَذَلِكَ كَافِرٌ بِي وَمُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memimpin kami shalat subuh di Hudaibiah di atas bekas-bekas hujan yang turun pada malam harinya. Setelah selesai shalat, beliau menghadapkan wajahnya kepada orang banyak lalu bersabda, “Tahukah kalian apa yang sudah difirmankan oleh Rabb kalian?” mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliau bersabda: “(Allah berfirman), “Subuh hari ini ada hamba-hambaKu yang beriman kepada-Ku dan ada yang kafir. Siapa yang berkata, “Hujan turun kepada kita karena karunia Allah dan rahmat-Nya,” maka dia adalah yang beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang-bintang. Adapun yang berkata, “(Hujan turun disebabkan) bintang ini atau itu,” maka dia telah kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang-bintang.” (HR. Al-Bukhari no. 1038) Lanjutkan membaca

Nasehat Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbad Tentang Qîla wa Qôla


Pertanyaan :

Apa nasehat Anda terhadap sebagian penuntut ilmu yang  terlalu tergesa-gesa di dalam menvonis orang lain dan meng-ilzam-kan (mengharuskan) sesuatu yang tidak harus serta membesar-besarkan masalah yang memang ada perbedaan pendapat di dalamnya. Bahkan terhadap perbedaan pendapat yang ada kelapanga di dalamnya dan sebagiannya adalah perkara yang memang diperbolehkan adanya perbedaan pendapat. Hal ini menyebabkan pertikaian di antara para penuntut ilmu, bahkan (sebagian dari) mereka berlebih-lebihan di dalam mencela orang yang berbeda pendapat dengan mereka dan mereka pun menyebarkannya di beberapa situs internet sehingga menyebabkan fitnah diantara para penuntut ilmu?

Jawaban : Lanjutkan membaca