MENGAPA ARAB SAUDI MENGEKSEKUSI 47 ORANG NARAPIDANA TERORISME?


MENGAPA ARAB SAUDI MENGEKSEKUSI 47 ORANG NARAPIDANA TERORISME?

Sebanyak 47 orang narapidana kasus terorisme telah dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi, Sabtu (2/1/2016) lalu. Termasuk di antara terpidana itu tokoh Al Qaeda Faris Alu Syuwail dan tokoh Syiah Nimr Baqr al-Nimr.

Nimr al-Nimr adalah tokoh Syiah berkewarganegaraan Arab Saudi yang merupakan aktivis gerakan anti-pemerintah yang mendukung aksi protes secara massal yang meletus di provinsi timur Arab Saudi pada tahun 2011. Selain al-Nimr yang dieksekusi mati, terdapat pula Faris Alu Syuwail yang merupakan tokoh besar Al Qaeda di Saudi dan ditangkap pemerintah pada tahun 2004.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyebutkan, para narapidana terorisme itu dieksekusi karena paham takfir yang ada pada mereka. Pemahaman takfiriyyah adalah pemahaman Khawarij yang menyimpang dari Al-Kitab dan As-Sunnah sebagaimana yang dipahami oleh salaful ummah. Selain memiliki pemahaman yang menyimpang, para teroris tersebut juga secara aktif menyebarkan dan menyesatkan masyarakat melalui berbagai buku-buku yang mereka terbitkan dan disebarluaskan.

Berbagai tindak kejahatan yang dilakukan antara lain melakukan teror bom bunuh diri, pengeboman di berbagai komplek pemukiman di Riyadh tahun 2003. Para teroris itu juga melakukan penyerangan ke perusahaan minyak AB Corp serta komplek pemukiman Al Khobar di provinsi timur Saudi pada tahun 2004. Penyerangan yang dilakukan dengan senjata api dan granat itu telah melukai warga setempat serta petugas keamanan. Bahkan ada pula korban dari warga yang dimutilasi.

Kilang minyak di provinsi Abqaiq juga menjadi target mereka di tahun 2006. Bahkan bukan hanya itu, sejumlah fasilitas milik negara dan fasilitas militer pun tak luput dari aksi teror untuk melumpuhkan perekonomian Arab Saudi, seperti yang mereka lakukan pada penyerbuan ke Konsulat AS di Jeddah pada tahun 2004.

Masih dalam pernyataan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, para narapidana terorisme itu juga merencanakan untuk meracuni tandon-tandon air minum, melakukan penculikan, penyelendupan serta menyimpan berbagai persenjataan dan bahan peledak jenis high explosive.

Perampokan bersenjata di bank-bank dan pertokoan juga tak luput dari daftar kejahatan para teroris tersebut. Hasilnya mereka gunakan untuk membiayai tindakan teror bagi di Arab Saudi maupun di negara-negara lain, sebagai bentuk dukungan mereka atas tindakan teror, provokasi kerusuhan di berbagai belahan dunia dan upaya untuk membuat situasi keamanan tidak stabil.

Berikut daftar nama narapidana terorisme yang dieksekusi pemerintah Arab Saudi pada hari Sabtu, 2/1/2016 lalu.

1. Amin Muhammad Abdullah Al-Iqolan (warga Saudi)
2. Anwar Abdurrahman Khalel An-Nijar (warga Saudi)
3. Badrun Bin Muhammad Abdullah Badri (warga Saudi)
4. Bandrun Muhammad bin Abdurrahman Al-Ghoits (warga Saudi)
5. Hassan Hadi bin Suja’ Al-Mushorir (warga Saudi)
6. Hamad bin Abdullah bin Ibrahim Al-Hamidi (warga Saudi)
7. Khaled Muhammad Ibrahim Al-Jarullah (warga Saudi)
8. Ridho Abdurrahman Khalel An-Nijar (warga Saudi)
9. Said Salamah Hamir (warga Saudi)
10. Sholah bin Said bin Abdurrahim An-Nijar (warga Saudi)
11. Sholah bin Abdurrahman bin Muhammad Ali Hassan (warga Saudi)
12. Shaleh bin Abdurrahaman bin Ibrahim Asy-Syamsan (warga Saudi)
13. Shaleh bin Ali bin Shalih Al-Juma’a
14. A’dil bin Said bin Jaza’ Al-Dhabithi (warga Saudi)
15. Adil Muhammad Salim Abdullah Yamani (warga Saudi)
16. Abdul Jabar bin Hamud bin Abdul Aziz At-Tuwaijiri (warga Saudi)
17. Abdurrahman Dakhil Falih Al-Falih
18. Abdullah Sayir Mau’dh Musaid Al-Muhammadi (warga Saudi)
19. Abdullah bin Said bin Muzahir Syarif (warga Saudi)
20. Abdullah Shaleh Abdul Aziz Al-Anshori (warga Saudi)
21. Abdullah Abdul Aziz Ahmad Maqrun (warga Saudi)
22. Abdullah Muslim Hamid Ar-Raef
23. Abdullah bin Ma’lan bin Ali (warga Saudi)
24. Abdul Aziz Rasyed bin Hamdan At-Tuwaili’i
25. Abdul Muhsin Hamad bin Abdullah Al-Yahya (warga Saudi)
26. Ishom Khalf Muhammad Al-Madzru’ (warga Saudi)
27. Ali Said Abdullah Al-Rabuh (warga Saudi)
28. Ghazi Muhsin Rasyed (warga Saudi)
29. Faris Ahmad Jama’an Ali Syuwal (warga Saudi)
30. Fikri Ali bin Yahya Faqih (warga Saudi)
31. Fahd bin Ahmad bin Hinsy Ali Zamil (warga Saudi)
32. Fahd Abdurrahman Ahmad Al-Baridy (warga Saudi)
33. Fahd Ali Aidh Ali Jibron (warga Saudi)
34. Majid Ibrahim Ali Al-Mughainim (warga Saudi)
35. Majid Muayyid Rasyed (warga Saudi)
36. Musyail bin Hamud bin Juwair Al-Faraj (warga Saudi)
37. Muhammad Abdul Aziz Muhammad Al-Muharib (warga Saudi)
38. Muhammad Ali Abdul Karim Shuwaimil (warga Saudi)
39. Muhammad Fathi Abdul A’thi Assayyid (warga Mesir)
40. Muhammad bin Faisal bin Muhammaad Suyukkh (warga Saudi)
41. Mushtofa Muhammad At-Taher Abkar (warga Chad)
42. Muayyidh Mufarrah Ali Ali Syukri (warga Saudi)
43. Nashir Ali Aidh Ali Jibran (warga Saudi)
44. Naif Said Abdullah Al-Baridi (warga Saudi)
45. Najib bin Abdul Aziz bin Abdullah Al-Buhaiji (warga Saudi)
46. Nimr Baqr al-Nimr (warga Saudi)
47. Namr Sahaj Zaid Al-Kuraizi (warga Saudi).

Sumber : (FS/SerambiHaramain.com)

Lihat videonya di : https://youtu.be/YQWojzxZDfE