Renungan untuk Orang yang Berakal dari Gempa Nepal: Patutkah Kamu Menyembah Selain Allah…!?


Renungan untuk Orang yang Berakal dari Gempa Nepal: Patutkah Kamu Menyembah Selain Allah…!?

Dosa Syirik, menyekutukan Allah subhanahu wa ta’ala, yaitu meyakini ada selain Allah yang patut disembah atau mempersembahkan satu bentuk ibadah kepada selain Allah ta’ala, bukan saja dosa terbesar yang tidak terampuni, tetapi sekaligus pelecehan kepada Allah tabaraka wa ta’ala dan kepada akal sehat pelakunya sendiri.

Mengapa Syirik Itu Pelecehan kepada Allah Ta’ala?

Karena hakikat syirik adalah menyamakan Allah ta’ala yang Maha Perkasa, Maha Suci, Maha Kuasa, Maha Baik dan Pemilik semua sifat kesempurnaan, dengan makhluk yang lemah lagi hina serta tidak memiliki kekuasaan dan kemampuan apa-apa untuk memberi manfaat atau menimpakan mudarat kepada para penyembahnya, tidak pula bisa menciptakan rezeki dan kenikmatan untuk mereka.

Allah ta’ala telah membuat perumpamaan antara Dia sebagai sesembahan yang benar dan makhluk-makhluk yang dianggap sesembahan oleh manusia,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٌ فَاسْتَمِعُوا لَهُ إِنَّ الَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ لَن يَخْلُقُوا ذُبَابًا وَلَوِ اجْتَمَعُوا لَهُ وَإِن يَسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْئًا لاَّ يَسْتَنقِذُوهُ مِنْهُ ضَعُفَ الطَّالِبُ وَالْمَطْلُوبُ مَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

“Wahai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah (dalam ibadahmu) sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walau mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. Mereka tidak mengenal (keagungan) Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” [Al-Hajj: 73-74] Lanjutkan membaca

Iklan