Bagaimana Rakyat Menyikapi Pemerintah Zhalim?


Bagaimana Rakyat Menyikapi Pemerintah Zhalim?

Oleh
Syaikh Sa’ad Al-Hushayyin

Hukum Mengingkari Penguasa(Tulisan) ini adalah sebuah usaha untuk menjawab pertanyaan tersebut, guna menjelaskan kebenaran yang diperselisihkan. (Jawaban ini) disarikan dari Kitabullah, Sunnah Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan fiqih (pemahaman) imam-imam pembawa petunjuk terhadap nash-nash keduanya, sebagai pengamalan firman Allâh Azza wa Jalla :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allâh dan ta’atilah Rasul(-Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allâh (Alquran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allâh dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. [an-Nisa’/4: 59]

Kewajiban penulis untuk tidak menyembunyikan nash (dalil) yang menyelisihi pendapatnya, sedangkan kewajiban pembaca menerima dengan ridha dan tenang (terhadap dalil) :

1. HAK PENGUASA YANG MENJADI KEWAJIBAN RAKYAT
Rakyat berkewajiban mentaati pemerintah dalam perkara yang bukan maksiat, mendo’akan kebaikan untuknya dan memiliki ketulusan terhadapnya. Allâh Azza wa Jalla berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allâh dan ta’atilah Rasul(-Nya), dan ulil amri di antara kamu. [an-Nisâ’/4: 59]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :

مَنْ خَرَجَ مِنَ الطَّاعَةِ وَفَارَقَ الْجَمَاعَةَ فَمَاتَ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً

Barangsiapa keluar dari ketaatan (penguasa-pen) dan memisakan diri dari Jama’ah (umat Islam yangdipimpin penguasa-pen) lalu dia mati, dia mati dengan keadaan kematian jahiliyah. [HR. Muslim] Lanjutkan membaca

Iklan