Haramnya Meniru Kebiasaan Orang-orang Kafir


Haramnya Meniru Kebiasaan Orang-orang Kafir

tasyabuhOleh Barat (baca: musuh-musuh Islam), selama ini masyarakat Islam dikesankan sebagai gambaran keterbelakangan, kemiskinan, kebodohan dan sebagainya. Begitu kuatnya kesan itu, sehingga umat Islam pun berhasil dibuat alergi dengan segala atribut dan nilai yang berbau Islam. Walhasil, umat merasa lebih nyaman dan lebih pede jika berbusana ala barat, atau menjadi bagian dari produk-produk budaya Barat.

 

Padahal syariat telah mengharamkan kita dari bertasyabbuh (meniru) kaum kafir, bahkan di antara prinsip Islam yang kokoh adalah kewajiban mengikuti jejak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan dilarang untuk mengikuti atau bertasyabbuh (menyerupai) orang-orang kafir dan orang-orang yang menyelisihi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Berikut adalah pembahasannya, semoga bermanfaat.

Hakekat Tasyabbuh dan Menyelisihi Orang-Orang Kafir

Pengertian Tasyabbuh

Tasyabbuh secara etimologis adalah bentuk mashdar dari
( تَشَبَّهَ – يَتَشَبَّهُ )
yang berarti menyerupai orang lain dalam suatu perkara. Sedangkan secara terminologis adalah menyerupai orang-orang kafir dan orang-orang yang menyelisihi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal aqidah, ibadah, perayaan/seremonial, hari-hari besar, kebiasaan, ciri-ciri, dan akhlak yang merupakan ciri khas bagi mereka.

Hukum Tasyabbuh dengan Orang-Orang Kafir Lanjutkan membaca

Iklan