BANYOLAN KAUM SYI’AH (bag 5) – Imam Mahdinya Syi’ah Ketakutan, Sehingga Sembunyi Semenjak 1200 Tahun Lalu (Padahal Sang Imam Sangat Sakti?)


BANYOLAN KAUM SYI’AH (bag 5) – Imam Mahdinya Syi’ah Ketakutan, Sehingga Sembunyi Semenjak 1200 Tahun Lalu (Padahal Sang Imam Sangat Sakti?)

syiah bukan islamMerupakan perkara yang sangat konyol dalam aqidah syi’ah adalah keyakinan mereka bahwa imam mereka yang terakhir (imam yang ke dua belas, dan dialah al-imam al-Mahdi yang dinanti-nanti kaum syi’ah kemunculannya), telah menghilang bersembunyi di Sirdab sejak sekitar 1200 tahun yang lalu (yaitu tatkala sang imam masih kecil (belum baligh/dewasa)), hingga saat ini belum muncul-muncul juga. Sungguh tidak ada khurofat yang lebih banyol dan lucu dari khurofat syi’ah ini. Akan tetapi kaum syi’ah tetap ngeyel mempercayai ini, karena bagi mereka mempercayai akan “hilangnya” imam terakhir mereka ini merupakan dasar iman yang kokoh. Mereka meyakini bahwa ini semua adalah ujian dari Allah, sebagaimana termaktub dalam kitab Ushuul Al-Kaafi


Dari Zuroroh berkata :Aku mendengar Abu Abdillah (Ja’far As-Shadiq) ‘alaihis salaam berkata : “Sesungguhnya sang gulam (imam mahdi-pen) akan menghilang sebelum ia muncul”. Aku berkata, “Kenapa?”, Abu Abdillah berkata : “Dia takut” –sambil memberi isyarat kepada perutnya (yaitu ia takut dibunuh)-. Lalu Abu Abdillah berkata, “Wahai Zuroroh, dan dialah al-Muntadzor (Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu kemunculannya-pen), dan dialah yang diragukan tentang kelahirannya. Diantara mereka ada yang berkata ayahnya telah meninggal tanpa memiliki keturunan, dan diantara mereka ada yang berkata ayahnya meninggal dalam kondisi ia masih janin, dan diantara mereka ada yang berkata ia dilahirkan dua tahun sebelum wafat ayahnya, dan dialah al-muntadzor (yang dinantikan kemunculannya).Hanya saja Allah Azza wa Jalla suka untuk menguji syi’ah, dan tatkala itu ragulah orang-orang yang diatas kebatilan”  (Ushuul Al-Kaafi 1/396)

Inilah rahasianya kenapa kaum syi’ah bersikeras mempercayai dan mengimani khurofat ini, karena ini berkaitan dengan aqidah mereka yang paling mendasar dan paling pokok, yaitu adanya imam ke dua belas, imam terakhir mereka, imam mahdinya mereka, yang akan muncul menghancurkan untuk membantai dan membumi hanguskan ahlus sunnah wal jamaa’ah. Jika  mereka tidak percaya terhadap khurofat ini, maka akan gugurlah agama syi’ah imaamiyah mereka !!!!

Riwayat-riwayat Syi’ah menunjukan bahwa Al-Imam Al-Mahdi mereka menghilang dan tidak berani muncul karena ketakutan. Ia takut dibunuh oleh musuh, sebagaimana jelas ditunjukan riwayat diatas.

Demikian juga ditegaskan dari jalur riwayat yang lain :

“Dari Zuroroh, ia berkata : Aku mendengar Abu Abdilah berkata ; “Sesungguhnya Al-Mahdi akan menghilang sebelum ia muncul”, Aku berkata, “Kenapa?”. Ia berkata, “Sesungguhnya ia takut” –lalu ia mengisyaratkan dengan tangannya ke perutnya- yaitu ia takut dibunuh” (Ushuul Al-Kaafi :1/398)

Namun anehnya :
Pertama : Disebutkan dalam riwayat-riwayat bahwasanya ternyata Sang Imam Mahdi sering ikut hajian !!!

Dari Zuroroh berkata, “Aku mendengar Abu Abdillah (imam Ja’far As-Shodiq) berkata : “Orang-orang kehilangan imam mereka, ia menghadiri/menyaksikan musim (hajian), ia melihat mereka dan mereka tidak melihatnya” (Ushuul al-Kaafi 1/397)

Riwayat ini menunjukkan bahwa imam mahdi versi syi’ah tidak ketakutan tatkala musim haji. Padahal diantara musuh utama kaum syi’ah adalah ahlus sunnah yang mereka gelari wahabi. Dan ternyata pelaksanaan ritual haji sekarang dipegang oleh kaum wahabi (kerajaan Arab Saudi). Seharusnya sang imam lebih takut lagi, berjalan-jalan di daerah kekuasan kaum wahabi??!!
Akan tetapi ternyata sang imam sangat hebat sehingga tidak perlu takut….ternyata sang imam…

Kedua : Sang Imam melihat orang-orang sementara orang-orang tidak bisa melihatnya.

Ini sungguh merupakan kehebatan sang imam yang sangat luar biasa. Seakan-akan sang imam adalah jin atau syaitan yang bisa melihat namun tidak bisa dilihat. Allah berfirman tentang sifat Iblis dan para pengikutnya dari kalangan syaitan:

يَا بَنِي آدَمَ لا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لا تَرَوْنَهُمْ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman” (QS Al-A’roof : 27)

Hal ini berarti penghinaan terhadap sang imam mahdi yang memiliki sifat seperti syaitan.

Ketiga : Sang Imam Tidak Dikenal

Namun bisa jadi maksud dari perkataan “Mereka tidak melihatnya”, artinya bukan sang imam tidak kelihatan, ia kelihatan namun tidak ada yang mengenalnya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam riwayat yang lain…

Dari Sudair As-Shoirofi ia berkata : Aku mendengar Imam Abu Abdillah ‘alaihis salaam berkata : Sesungguhnya perkara pemilik urusan (yaitu imam mahdi) mirip dengan nabi Yusuf ‘alaihis salam”. Aku berkata kepadanya : “Seakan-akan engkau mengingat kehidupannya dan menghilangnya imam mahdi?” Maka iapun berkata kepadaku : “Tidak ada yang diingkari dari hal ini. Umat ini seperti babi-babi. Sesungguhnya para saudara Yusuf ‘alaihis salam mereka cucu-cucu, anak-anak para nabi, mereka memperdagangkan Yusuf, mereka menjualnya. Mereka berbicara dengan Yusuf, padahal mereka adalah saudara-saudara Yusuf, dan Yusuf adalah saudara mereka, akan tetapi mereka tidak mengenal Yusuf hingga akhirnya Yusuf berkata kepada mereka, “Aku adalah Yusuf dan ini adalah saudaraku”….

Maka kenapa umat ini mengingkari bahwasanya Allah azza wajalla bisa berbuat terhadap hujjahNya (imam mahdi) sebagaimana yang Allah perbuat terhadap Yusuf. Sang al-Hujjah berjalan di pasar-pasar mereka dan menginjak permadani mereka sehingga Allah mengizinkan baginya (untuk muncul dan dikenal-pen) sebagaimana Allah izinkan bagi Yusuf

قَالُوا أَئِنَّكَ لأنْتَ يُوسُفُ قَالَ أَنَا يُوسُفُ

Mereka berkata: “Apakah kamu ini benar-benar Yusuf?”. Yusuf menjawab: “Akulah Yusuf” (QS Yuusuf : 90)” (Ushuul Al-Kaafi 1/396)

Lantas jika sang imam tidak dikenal maka kenapa dia harus sembunyi di Sirdab???. Apa yang harus dia takutkan??, siapakah yang dia takutkan??. Siapakah yang hendak membunuhnya??. Apakah kaum wahabi yang sedang mencari-carinya untuk dibunuh??. Hingga saat ini belum ada kabar berita kalau kaum wahabi atau ahlus sunnah sedang mencari-cari sang imam mahdi. Oleh karenanya sangat diharapkan kepada kaum syi’ah agar memberitahukan hal ini kepada imam mahdi. Sampaikan kepadanya untuk tidak perlu khawatir, karena kondisi sekarang lagi aman. Apalagi sekarang syi’ah sudah berhasil mendirikan negara Iran, dan juga memiliki pasukan hizbullah…

Sumber : http://www.firanda.com/index.php/artikel/30-sekte-sesat/586-banyolan-kaum-syi-ah-bag-5-imam-mahdinya-syi-ah-ketakutan-sehingga-sembunyi-semenjak-1200-tahun-lalu-padahal-sang-imam-sangat-sakti

Iklan