Hizbut Tahrir Membagi Maulid Menjadi Tiga Bagian


Hizbut Tahrir Membagi  Maulid Menjadi Tiga Bagian

Oleh Abu Namira Hasna Al-Jauziyah

maulid nabiTiga Peristiwa Besar Rabiul Awal, Maulid Nabi, Maulid Daulah Islam dan Maulid Khilafah

Oleh : KH. M. Shiddiq al-Jawi

Biasanya pada bulan Rabi’ul Awal kaum muslimin memperingati Maulid Nabi SAW. Padahal, itu hanya satu dari tiga peristiwa besar yang terjadi tanggal 12 Rabi’ul Awal. Ketiga peristiwa tersebut adalah;Pertama, maulid (hari lahirnya) Nabi SAW. Kedua, hijrahnya Nabi SAW ke Madinah, yakni berdirinya Daulah Islamiyah.Ketiga, wafatnya Nabi SAW, yakni berdirinya Khilafah Islamiyah Rasyidah. Ringkasnya, 12 Rabi’ul Awal adalah Maulid Nabi SAW, Maulid Daulah Islamiyah, dan Maulid Khilafah Rasyidah. (Al-Waie (Arab), Edisi no. 278, Rabi’ul Awal 1431 H / April 2010 M). Silahkan Lihat di Tiga Peristiwa Besar Rabiul Awal, Maulid Nabi, Maulid Daulah Islam dan Maulid Khilafah

Bantahan 

perlu di ingat,  perkara di atas, yakni pembagian maulid menjadi tiga bagian, di antaranya :  Maulid Nabi SAW, Maulid Daulah Islamiyah, dan Maulid Khilafah Rasyidah, tidak ada tuntunan dalam syariat Islam. jangankan pembagian maulid menjadi tiga bagian, lho wong maulid itu sendiri, lebih-lebih maulid Nabi adalah sesuatu yang bid`ah dalam agama.  Islam adalah agama yang sangat sempurna, dan kesempurnaan ajaran Islam sudah tertutup setelah wafatnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , maksudnya, setelah wafatnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Islam tidak butuh amalanamalan dan ajaran-ajaran baru yang dimasukan menjadi bagian dari Islam, padahal sesungguhnya bukanlah bagian dari Islam, kesempurnaan Islam, sudah dijelaskan oleh  Allah Ta’ala  dalam firmannya : Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan nikmat-Ku kepadamu, dan telah Ku-ridhai Islam menjadi agamamu. (Qs al-Mâidah/5:3).

Imam Ibnu Katsîr rahimahullâh berkata dalam tafsirnya: Lanjutkan membaca

Iklan