Mengagungkan Dan Mentauhidkan Allah Ta’ala


Mengagungkan Dan Mentauhidkan Allah Ta’ala

Ustadz Ramli bin Haya

tauhid 2Tauhid adalah perkara yang sangat agung, yang dengannya Allah menciptakan alam semesta ini, menurunkan kitab-kitab-Nya, mengutus para Rasul-Nya, menciptakan surga dan neraka, dan dengannya diharamkannya darah manusia.

أمرت أن أقاتل الناس حتى يشهدوا أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله ويقيموا الصلاة ويؤتوا الزكاة فإذا فعلوا ذلك عصموا مني دماءهم وأموالهم إلا بحق الإسلام وحسابهم على الله

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasulullah, mendirikan sholat dan menunaikan zakat.  Jika mereka telah melakukannya, maka darah dan kehormatannya terpelihara dariku kecuali dengan hak Islam dan hisab mereka di tangan Allah Ta’ala[1]

Namun orang-orang kafir, mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan sebenarnya, mereka merendahkan Allah dengan menjadikan-Nya tandingan dengan selain-Nya dalam hak-hak yang menjadi kekhususan bagi-Nya.  Mereka orang musyrik berdoa kepada selain Allah, meminta keberkahan, rezeki, jodoh dan dipalingkannya musibah, kepada selain Allah.  Bahkan, mereka menjadikan Allah memiliki anak dan istri.  Maha suci Allah dari apa yang mereka sifatkan.  Allah telah menjelaskan keadaan mereka dalam Firman-Nya:

 

وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ

وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ

“Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya pada hal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Dia dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.)” ( QS. Az-Zumar : 67). Lanjutkan membaca

Iklan