Berapa banyak kebaikan dan maksiat ada pada diri kita?(saat kematian kita tiba)


Berapa banyak kebaikan dan maksiat ada pada diri kita?

(saat kematian kita tiba)

Wahai hamba yang dhaif

Apa Engkau Lupa bahwa kematianmu makin dekat

Hingga kau terlena  dengan kemaksiatan

Matamu, telingamu, mulutmu, tanganmu, kakimu, hingga hatimu, terasa nikmat dengan segala kemaksiatan

Wahai hamba yang dhaif,

Engkau percaya kematian akan menghampirimu

Tapi mengapa masih kau mengharap pujian dan sanjungan dari manusia

Dan mengacuhkan pujian serta sanjungan dari Allah ta`ala kepadamu

Wahai hamba  yang dhaif,

Pernahkah kau hitung berapa banyak kebaikan dan kemaksiatan yang telah kau berbuat?!

Lalu, lebih banyak manakah  kebaikan dan maksiatan yang telah kau lakukan

Tak masalah jika jika kebaikan lebih banyak daripada kemaksiatan saat kematianmu datang.

Tapi bagaimana jika kemaksiatan lebih banyak daripada kebaikan, lalu kematianmu datang?!

Apa yang kau perbuat?

Dengan taubat nasuha?

Tidak! Karena taubat telah terlambat untukmu.

Apa dengan mengucapkan istigfhar?

Tidak! Karena nyawamu telah berpisah dari tubuhmu.

Lalu apa yang kau bisa lakukan?

Tidak ada! Kecuali penyesalan yang tiada akhir.

Ya, penyesalan tiada akhir di dalam kubur dan di akhirat kelak

Wahai hamba  yang dhaif

Sebelum  kematian datang menghampiri dirimu

Sebelum pintu  taubat di tutup dan sebelum kata istighfar  terlambat

Dan sebelum penyesalan  menghampiri dirimu

Maka bertaubatlah dengan taubat nasuha

Dan istighar lah dengan hati yang khusyu dan penuh ketundukan kepada Illahi.

Semoga nantinya  kematianmu berakhir indah.

 

Oleh :  Abu Namira Hasna Al-Jauziyah

Cimahi, 06 Oktober 2012/ 20 Dzul`Qoidah !433.

 

Iklan