Kehidupan Para Nabi Di Alam Barzakh


Kehidupan Para Nabi Di Alam Barzakh

ssalamu’alaikum. Ana mau tanya, apa benar ada hadits shahih yang menyebutkan bahwa para nabi hidup di dalam kubur mereka dan melakukan shalat di dalam kuburnya. Tolong dijelaskan. Kandiawan SH, Solo [081548590XXX]

Wa’alaikumussalam. Segala puji bagi Allah sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah, wa ba’du.

Ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa para Nabi ‘alaihimusholatu wassalam hidup di dalam kubur dan mereka mengerjakan shalat di dalamnya. Hadits tersebut shahih dan telah dishahihkan oleh para ulama di antaranya al-Baihaqi, al-Munawi dan al-Albani rahimahumullah.

LAFAZH HADITS

Rasulullah -shallallah alaihi wa sallam- bersabda:

الأَنْبِيَاءُ – صَلَوَاتُ اللهِ عَلَيْهِمْ – أَحْيَاءٌ فِي قُبُوْرِهِمْ يُصَلُّوْنَ

“Para Nabi shalawatullahu ‘alaihim hidup di kubur mereka seraya mengerjakan shalat.”

(Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah, no. 621) [Faedah: Pada mulanya Syaikh al-Albani -rahimahullah- melemahkan hadits ini. Namun setelah mempelajarinya lebih mendalam akhirnya beliau menshahihkannya. Dan Syaikh menjelaskan ruju’nya itu dalam kitab agung beliau Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah jilid 2, hlm. 190.]

MAKNA HADITS

Syaikh al-Albani -rahimahullah- menjelaskan tentang makna hadits di atas: “Ketahuilah! Kehidupan para Nabi ‘alaihimusholatu wassalam yang ditetapkan hadits ini adalah kehidupan alam barzakh, sama sekali bukan kehidupan dunia. Oleh karena itu wajib mengimaninya tanpa menetapkan contohnya atau berusaha mencari-cari seperti apa itu atau menyamakannya dengan kehidupan dunia yang telah kita ketahui besama.

Inilah sikap yang wajib diambil oleh seorang mukmin, yaitu mengimani apa yang ada dalam hadits tanpa menambahnya dengan analogi dan logika akal seperti yang diperbuat oleh ahlu bid’ah, yang mana sebagian dari mereka sampai ada yang meyakini bahwa kehidupan Nabi -shallallahu alaihi wa sallam- di dalam kubur adalah kehidupan hakiki! Mereka berkata: Beliau makan, minum dan menggauli istrinya. Padahal itu adalah kehidupan alam barzakh yang tidak dapat diketahui hakekat sebenarnya kecuali oleh Allah subhanahu wa ta’ala.” (Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah, jilid 2, hlm. 190, penjelasan hadits no 621)

Majalah Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Ed 55, hal. 5