Dialog Antara Abu Salma bin Burhan at-Tirnatiy dengan Abu Luqman(moderator (@dmin) di room), di acara al-Ghurobaa” Live Lecture Ahli Sunnati wal Jama’ati with sheikh Omar Bakri Muhammad from UK, Luton


Dialog Antara Abu Salma bin Burhan at-Tirnatiy dengan Abu Luqman(moderator (@dmin) di room), di acara al-Ghurobaa” Live Lecture Ahli Sunnati wal Jama’ati with sheikh Omar Bakri Muhammad from UK, Luton

Pada hari Rabu malam saya mendengar kajian di Paltalk di room ‘liva salafee duroos’ mulai dari jam 12.00-01.30 malam. Pada sekitar jam 2 malam, saya melihat ada sebuah room yang bernama “al-Ghurobaa” Live Lecture Ahli Sunnati wal Jama’ati with sheikh Omar Bakri Muhammad from UK, Luton. Saya penasaran, karena setahu ana bahwa Umar Bakri inilah diambil ucapannya oleh Lazuardi al-Hizbi dan mengapa roomnya dia mengklaim sebagai ahlus sunnah dan ghuroba’. Akhirnya saya masuk ke Kajian live dari room (paltalk) ini yang menampilkan rojul yang bernama Omar Bakri Mohammed. Akhirnya saya putuskan untuk mendengarkan kajian yang berlangsung saat itu. Subhanallah, saya terperangah ketika mendengar kajiannya. Dia mengaku di dalam kajiannya sebagai Ahlus Sunnah dan Salafiyun. Dia membantah beberapa ahlul bid’ah di dalam muhadhorohnya. Kemudian saya putuskan untuk bertanya kepada ikhwan yang menjadi moderator (@dmin) di room tersebut yang bernama ‘Abu Luqman’, dan saya tanyakan kepadanya :

Abu Salma : Assalamu’alaykum

Abu Luqman : WAALIKUM SELAM WW

Abu Salma : Min fadhlikum ya akhee, uriidu an as`alukum (Permisi, saya ingin tanya pada antum)

Abu Luqman : yes…

Abu Salma : Man yatakallamu al’aan?? (Siapa yang berbicara sekarang)

Abu Luqman : Sheikh Omar Bakri Mohammed as-Salifee

Abu Salma : as-Salafee??? Hal huwa salafee?? Adhunnuhu huwa min Hizbit Tahrir (Salafi? Apakah dia salafi? Aku kira dia dari HT)

Abu Salma : a’nii al-Muhajiroun (maksud saya muhajirun)

Abu Luqman : Laa, huwa laysa min Hizbit Tahreer walaa Muhajiroun. He was. but he left his last stance. HT is from the mutazilite (Tidak, dia bukan dari HT. Dia dulu memang. Tapi dia meninggalkan pendapat pertamanya ini. HT termasuk mu’tazilah)

Abu Luqman : rasionalist…

Abu Salma : Subhanallah, since when ya akhee? (Subhanallah, semenjak kapan akhi?)

Abu Luqman : Since a few years ago… I think in 1996 (Semenjak beberapa tahun lalu.. aku rasa sejak 1996)

Abu Salma : Because some shabab HT in my country take his sayings that reject khobar ahad in aquidah case (karena beberapa syabab HT di negaraku mengambil ucapannya yang menolak khobar ahad dalam masalah akidah)

Abu Luqman : and then Allah guide him to be a salifee (Kemudian Allah menunjukinya sehingga menjadi salafi)

Abu Luqman : What country? (negara apa)

Abu Luqman : No!!! that’s not true… it was his last stance. And anyone who takes his last stance then he’s wrong!!! Sheikh doesn’t deny khobar ahad in aquidah.. HT does, and this is why sheikh called them as mutazilite. (Tidak itu tidak benar… ini adalah pendapatnya yang dulu! Syekh tidak menolak khobar ahad di dalam perkara akidah, tapi HT yang menolaknya. Oleh sebab itulah syekh menyebut mereka sebagai Mu’tazilah)

Abu Salma : Indonesia

Abu Luqman : Masha Allah. How bout Da’awah there? (Masya Allah, bagaimana dakwah di sana)

Abu Salma : Alhamdulillah, not as much as HT… (Alhamdulillah tidak sebanyak HT)

Abu Luqman : Hm… HT are many there? Then this is terrible. (HT banyak di sana, jadi ini adalah suatu musibah)

Abu Luqman : U can read bout HT in http://htexposed.com (Kamu dapat baca tentang HT di htexposed)

Abu Salma : Yes, I’ve read it. Do u know Abuzzubair?? (ya, aku sudah membacanya. Kamu kenal Abu Zubair?)

Abu Luqman : Abuzzubair. U mean Abuzzubair the contributor of htexposed?? (Abu Zubair? Maksudmu Abu zubair kontributor htexposed?)

Abu Salma : yes

Abu Luqman : I don’t actually know him. But he’s from islamic awakening (Aku tidak begitu mengetahuinya, tapi yang kuketahui dia dari Islamic Awakening)

Abu Salma : Na’am, Islamic Awakening.

Abu Luqman : Islamic Awakening is murjee’ (Islamic Awakening itu Murji’ah)

Abu Salma : ??

Abu Luqman : They are murjee’.

Abu Salma : How come??? (Koq bisa?)

Abu Luqman : Yes, becoz they take the sayings of murjee’ of this era, like Safar Hiwali. (Ya karena mereka mengambil ucapan murji’ah zaman ini, seperti Safar Hawali)

Abu Salma : Safar Hiwali is a Murjee’?? isn’t he wrote Dhohirotul Irja’ (Safar Hawali murji’ah?? Dia kan menulis Zhohirotul Irja’)

Abu Luqman : Yes, becoz he didn’t make takfeer to his mamlakah (Ya karena dia tidak mengkafirkan kerajaannya)

Abu Salma : Mamlakah Su’udiyah (Kerajaan Saudi)

Abu Luqman : Yes. Beladu Thoghut. (Ya negeri thoghut)

Abu Salma : What the stance of Sheikh Omar Bakri to Saudi Scholars like Ibn Baz?? (Apakah pendapat syaikh Umar Bakri terhadap ulama saudi seperti Ibnu Bazz?)

Abu Luqman : Ibn Bazz is kaafir murtad!!!

Abu Salma : Subhanallahu. Kaafir?? Murtad?? (kaget)

Abu Luqman : yes, becoz he defends Fahd the thoghut. He become muftee for thoghut. (Ya, karena dia membela Fahd sang Thoghut, dan dia mau jadi mufti untuk thogut)

Abu Salma : (penasaran) are Ibn Uthaimen and Albanee is also kaafir?? (Apakah Ibnu Utsaimin dan Albani juga kafir?)

Abu Luqman : No, they are murjee’ (tidak namun mereka murji’ah)

Abu Salma : So who the scholars beside Omar Bakri?? (lalu sapa ulama selain Umar Bakri)

Abu Luqman : Many akhee… Alee Hudair, Naser Fahd, Neser Ulwaan, Imam Usamah, Aiman Zawaher, Abu Muhamad Maqdese

Abu Salma : Hm… I think they don’t make takfeer to Ibni Bazz (Kupikir mereka tidak mengkafirkan Ibnu Bazz)

Abu Luqman : Yes, takfeer is ijtihaad (ya takfir itu ijtihad)

Abu Luqman : that may differ from one to another (Yang dapat berbeda antara satu dengan lainnya)

Abu Salma : Hm… how do u suppose if al-Maqdese yukaffir Omar Bakri?? (bagaimana menurutmu kalo seandainya al-Maqdisy mengkafirkan Umar Bakri)??

Abu Luqman : then this is ijtihaad (ya ini adalah ijtihad)

Abu Salma : How about Muhammad ibn Abdul Wahab, is he salafee? (Bagaimana dengan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, apakah dia salafi?)

Abu Luqman : He’s imaam ahl sunnati. Yes he’s pure salifee. (Dia adalah imam Ahlus Sunnah. Ya ia adalah Salafi murni)

Abu Salma : How about his grandsons, like Abdul Azeez Al Sheikh (Bagaimana dengan anak-anak cucunya, seperti Abdul Aziz Alu Syaikh?)

Abu Luqman : He’s the defender of thoghut. Hypocrit. Zindiq (Dia adalah pembela thoghut, munafik, zindik)

Abu Salma : (terperangah) Subhanallah… how about sholih Fauzan al-Fauzan, Shalih Al Shaikh (Subhanallah, bagaimana dengan Sholih Fauzan dan Sholih Alu Syaikh?)

Abu Luqman : They all the defenders of thoghut. (Mereka semua pembela thogut)

Abu Salma : Kaafir?

Abu Luqman : No. the kaafir one is Ibn Baz and Qordowi (Yang kafir itu Ibnu Baz dan Qordhowi)

Abu Salma : DR. Yusuf Qordhowi?? Why?

Abu Luqman : he’s kaafir.

Abu Salma : why?

Abu Luqman : Are u ikhwanee? (Apakah kamu ini ikhwani?)

Abu Salma : No, I’m salafees.

Abu Luqman : Ok

Abu Luqman : he says music is halaal (dia mengatakan kalau musik itu halal)

Abu Salma : ??? (kaget)

Abu Luqman : he says that moslems are not differ with jews and christian (dia mengatakan kalo muslim tidak beda dengan yahudi dan kristen)

Abu Salma : Hm… how about al-Banna??

Abu Luqman : He’s shufite mubtadee (dia sufi ahlul bid’ah)

Abu Salma : an-Nabhani??

Abu Luqman : He’s asharite mutazilite rasionalist (doa asy’ari mu’tazilah rasionalis)

Abu Salma : This lecture is live? (Kajian in langsung??)

Abu Luqman : Yes, from Luton

Abu Salma : Luton. Do u know the Masjid Ghurobaa?? (Apakah kamu tahu masjid Ghuroba?)

Abu Luqman : Yes, they are murjee’ (Ya mereka adalah murji’ah)

Abu Luqman : He prohibit sheikh to pray there (mereka melarang syaikh sholat di sana)

Abu Luqman : O akhee, it’s QA session now. Maybe you want to ask to sheikh. I will take ur question to him. (Akhi, sekarang sesi tanya jawab. Mungkin kamu mau tanya kepada syaikh. Aku akan memberikan pertanyaanmu kepada syaikh)

Terus, ana kembali ke main room, dan saya bertanya kepada Umar Bakri :

“dear Omar Bakri, some shabaab Hizbit Tahreer in my country (Indonesia) take ur sayings and article from Clara OBM rejecting khobar ahad in aquidah. What do you say about this? Secondly, is it true that you make justification that Shaikh Ibnu Bazz rahimahullahu is kaafir?? Shukron” (kepada Umar Bakri, beberapa syabab HT di negaraku Indoensia membawakan pendapat dan artikelmu yang menolak khobar ahad di dalam perkara aqidah, bagaiamana tanggapanmu? Kedua, apakah benar anda mengkafirkan Ibnu Bazz?”

Kemudian, setelah pertanyaan saya disodorkan, dia menjawab yang kurang lebih poin-poinnya sebagai berikut (tanda dalam kurung adalah komentar saya) :

  1. Menolak hadits ahad dalam masalah akidah adalah pendapat saya terdahulu, kemudian Allah memberi petunjuk kepada saya. (Sayangnya dirimu jatuh dari lubang kesesatan masuk ke lubang kesesatan yang lebih membinasakan)
  2. Barangsiapa menolak khobar ahad dalam masalah ahkam dan akidah maka ia telah kafir. (Umar Bakri mengkafirkan mu’tazilah, euy)
  3. Barangsiapa menolak khobar ahad dalam masalah akidah saja maka ia sesat pengikut ahlu bid’ah (dan dirimu lebih sesat kebid’ahannya wahai Umar Bakri)
  4. HT adalah mu’tazilah. (Dan dirimu adalah takfiri khowarij)
  5. Sebagian orang di dalam HT adalah kafir, karena menghalalkan musik, maksiat, dan berkasih sayang dengan syi’ah rofidhoh. (Dirimu adalah khowarij tukang pengkafir yang gegabah dan bodoh.)
  6. Saya meninggalkan HT semenjak 9 tahun yang lalu. (Namun dirimu masuk ke khowarij yang lebih sesat)
  7. Saya sekarang adalah ahlu sunnah, pengikut dakwah Ibnu Taimiyah dan Ibnu Abdul Wahhab. (Ini adalah klaim dusta semata. Karena Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Imam Muhammad bin Abdul Wahhab berlepas diri dari dakwahmu)
  8. Barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang kafir, maka dia kafir. (kaidah yang difahami secara gegabah dan serampangan)
  9. Ibnu Baz adalah kafir karena beliau berwala’ dengan Fahd sang thoghut. Saya sudah beratus-ratus kali ditanya hal ini (semoga Allah melindungi Imam Ibnu Bazz dari jeleknya lisan Umar Bakri ini, semoga tuduhannya kembali kepada dirinya. Celaka engkau wahai Umar Bakri!!!)
  10. Ulama saudi sekarang adalah ulama thoghut (Semoga para ulama saudi yang berpegang dengan aqidah dan manhaj yang benar diselamatkan oleh Allah dari fitnah manusia sesat ini. Umar Bakri ini lebih sesat dari HT sekarang)

Demikianlah secara tidak sengaja saya mengikuti muhadhoroh (lecture) dari si Dajjal khowarij ini, si Dzul Khuwaisiroh al-Birithoni (dulunya tinggal di Damaskus sekarang hijrah ke negeri kafir, merasa aman tinggal di negeri kafir dan mengkafirkan secara sporadis negeri kaum muslimin). Ini menunjukkan bagaimana gegabahnya Lazuardi al-Jawi dan mudzabdzab di dalam menukil.

Bagi yang tidak mempercayai apa yang saya nukil ini, saya bersedia untuk menunjukkan room ini yang live pada waktu Indonesia Barat jam 2 malam, dan kajian ini live hampir setiap hari dari Luton. (Category : Islam, Room : al-Ghurobaa (Live Lecture Ahl Sunnati wal Jamaati Sheikh Omar Bakri Mohammed from Luton UK). Bagi Lazuardi dan Mudzabdzab, bila anda ingin bukti lebih nyata, anda bisa menghubungi saya privat dan akan saya tunjukkan kebenaran ucapan saya ini.

Insya Allah, saya akan membuka kedok Umar Bakri ini dari buku Syaikh Abdurrahman bin Muhammad Sa’id ad-Dimasyqiyah yang menelanjangi pemikiran Umar Bakri ketika masih aktif di HT yang berjudul : “Hizbut Tahrir : Munaqosyah Ilmiyyah li ahammi Mabaadi`il Hizbi wa Roddu ‘Ilmiy Mufashshol hawla Khobar al-Waahid” yang diterbitkan oleh Maktabah al-Ghuroba, Istanbul, Turki. Sekaligus membantah ‘Surat Terbuka Bagi Salafiyin’ yang disusun oleh Muhammad Lazuardi al-Malanji, yang berdomisili di Malang, tamatan UNIBRA angkatan ’99. Insya Allah.

Sumber : Maktabah Abu Salma di PANDANGAN SALAF THD MASALAH DAULAH DAN SIYASAH  (di catatan kaki no.14)