Info!!! Kategori Download Audio MP3 pindah Alamat Blog.


Bismillah. Pemberitahuan kepada pengunjung setia Blog Maktabah Abu Namira, bahwa semua yang berhubungan dengan download Audio kajian Ahlussunnah, akan dipindahkan ke Album Sunnah, ini untuk memudahkan para pengunjung mencari kategori yang diinginkan,  kategori di Album Sunnah di antaranya :

Aqidah/tauhid

Biografi Ulama Ahlussunnah

Fiqh

Firoq

Fitnah

Hadist

Keluarga

Khawarij

Khotbah Jum`at

Manhaj

Muslimah

Quran

Tazkiyatun Nufus

Khusus untuk kategori : Download Audio Mp3 di blog ini sudah tidak aktif lagi. Silahkan menuju link : (Album Sunnah)http://abunamirahasna.wordpress.com, Insya Allah, rekaman terbaru dan lama akan update selalu.

Sekian dari ana.

Abu Namira Hasna  Al-Jauziyah

Kota Cimahi,

Rabu, 14 Desember 2011/ 19 Muharram 1433 H.

 

Iklan

Perselisihan Diantara Ahlus Sunnah


Perselisihan Diantara Ahlus Sunnah

Oleh: Ustadz Abu Salma Al-Atsary

Fenomena berpecahbelahnya ahlus sunnah adalah suatu hal yang sangat memprihatinkan. Hal ini merupakan janji dari Syaithan tatkala ia tidak mampu dan berputus asa menyeret ahlus sunnah keluar murtad dari Islam, maka syaithan pun melancarkan serangan dengan memporakporandakan barisan ahlus sunnah.

Sungguh, fenomena ini adalah realita yang tak terperikan. Antara satu dengan lainnya saling menghujat dan mencela, bahkan sampai menvonis bid’ah, fajir dan fasik, tidak terkecuali nuansa takfir juga turut membayangi.
Ini semua tidak lepas dari beberapa hal, diantaranya :

  • Semangat yang meluap tanpa dilandasi ilmu yang memadai
  • Jahil terhadap ta’shil atau masalah yang mendasar
  • Fanatisme buta (ta’ashshub) dan taqdis (mensucikan) person tertentu yang dimuliakan, sehingga seakan-akan menyelisihi ucapannya adalah suatu penyimpangan
  • Hasad, dengki dan penyakit hati
  • Mengejar popularitas dan meraih kemaslahatan duniawiyah
  • dll Lanjutkan membaca

Berlemah Lembutlah Wahai Ahlus Sunnah Kepada Saudaramu Sesama Ahlus Sunnah!!! (Nasihat Terbaru Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad)


Berlemah Lembutlah Wahai Ahlus Sunnah Kepada Saudaramu Sesama Ahlus Sunnah!!! (Nasihat Terbaru Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad)

Segala puji hanya milik Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Semoga Allah senantiasa mencurahkan shalawat, salam dan barakah kepada hamba-Nya dan utusan-Nya, Nabi kita Muhammad, dan juga kepada keluarga beliau, para sahabat beliau dan siapa saja yang mencintai beliau.

Wa ba’du. Sesungguhnya orang-orang yang menyibukkan diri dengan ilmu syar’i dari kalangan ahlus sunnah wal jama’ah yang berjalan menempuh apa yang dianut oleh salaful ummah, mereka pada masa ini sangatlah butuh kepada sikap saling mencintai, dan saling menasihati sesama mereka. Terlebih lagi karena jumlah mereka yang sangat sedikit dibandingkan dengan kelompok-kelompok yang menyimpang dari jalan salaful ummah. Lanjutkan membaca

Beginilah Seharusnya Seorang Salafy


Beginilah Seharusnya Seorang Salafy

.Sebagian orang berpandangan bahwasanya dakwah Salafiyah atau Ahlus Sunnah wal Jama’ah di negeri kita ini terkesan sebagai dakwahnya orang-orang yang gemar bikin ribut dan tidak pernah akur, bahkan di antara sesama mereka sendiri. Mereka saling menjatuhkan. Kelompok yang satu mencela dan mendiskreditkan kelompok yang lain. Padahal mereka sama-sama mengaku Salafi (pengikut Sahabat Nabi). Buku-buku mereka pun sama, para ulama yang mereka jadikan rujukan juga sama. Namun ternyata mereka justru saling gontok-gontokan. Anggapan ini tidaklah seratus persen benar. Akan tetapi itulah sebagian fakta yang ada di dalam pandangan masyarakat.

 

Saudaraku, kita semua perlu bercermin kembali. Penisbatan kepada Salaf adalah penisbatan yang sangat mulia. Salaf bukanlah sebuah pabrik atau yayasan, yang dengan mudah pihak atasan memecat anak buahnya yang dinilai bandel dan ngeyelan (suka ngotot dan membantah). Oleh sebab itulah pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan sebuah fatwa salah seorang Imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah pada masa kini yaitu Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah sebagai pelajaran dan koreksi bagi kita semua. Semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk menggapai apa yang dicintai dan diridhai-Nya. Lanjutkan membaca

BOLEHKAH USTADZ TAMPIL DI LAYAR?


BOLEHKAH USTADZ TAMPIL DI LAYAR?

Pada zaman sekarang, banyak sekali sarana-sarana modern yang menawarkan kemudahan dalam berbagai hal, termasuk di antaranya adalah dalam berdakwah. Mulai dari media tulis seperti majalah, koran, buletin, internet[1]; media suara (audio) seperti radio, kaset, handphone; bahkan media layar (audiovisual) seperti, TV, video, VCD, dan sebagainya sangat efektif dalam penyebaran dakwah dan sangat luas jangkauannya, sehingga—alhamdulillah—akhir-akhir ini semakin marak perkembangan dakwah salafiyyah di bumi pertiwi ini.

Kalau radio dan majalah mungkin tidak terlalu bermasalah. Keduanya jelas disyari’atkan karena mengandung banyak maslahat dan sedikit sekali mengandung mafsadat. Oleh karenanya, tidak diketahui seorang ulama pun yang melarang asal hukumnya[2]. Namun, ada suatu masalah yang sering ditanyakan, dipermasalahkan, bahkan diperdebatkan yaitu tampilnya sebagian syaikh dan ustadz sekarang di VCD atau TV[3], apakah hal itu sesuai dengan etika hukum Islam ataukah bertentangan?! Hal itu memunculkan tanda tanya besar yang membutuhkan jawaban berdasarkan argumentasi ilmiah.

Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini, kami memandang perlu untuk membahas masalah ini agar kita tidak gegabah dalam menghukumi atau berburuk sangka kepada sebagian da’i dan ustadz. Semoga Alloh membimbing pena penulis dari ketergelinciran. dan tegur sapa pembaca sangat kami nantikan sebagai perbaikan di hari kemudian[4]. Lanjutkan membaca

Fenomena Tahdzir, Cela-Mencela Sesama Ahlussunnah Dan Solusinya


Fenomena Tahdzir, Cela-Mencela Sesama Ahlussunnah Dan Solusinya

Oleh
Syaikh Abdul Muhsin Bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr

Pada masa sekarang ini, ada sebagian ahlussunnah yang sibuk menyerang ahlussunnah lainnya dengan berbagai celaan dan tahdzir. Hal tersebut tentu mengakibatkan perpecahan, perselisihan dan sikap saling tidak akur.
Padahal mereka saling cinta mencintai dan saling berkasih sayang, serta bersatu padu dalam barisan yang kokoh untuk menghadapi para ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlussunnah.

Adanya Fenomena Diatas Disebabkan Dua Hal:

Pertama.
Ada sebagian ahlussunnah pada masa sekarang ini yang menyibukkan diri mencari-cari kesalahan ahlussunnah lainnya dan mendiskusikan kesalahan tersebut, baik yang terdapat di dalam tulisan maupun kaset-kaset. Kemudian dengan bekal kesalahan-kesalahan tersebut mereka melakukan tahdzir terhadap ahlussunnah yang menurut mereka melakukan kesalahan.

Salah satu sebab mereka melakukan tahdzir adalah karena ada Ahlussunnah lain yang bekerjasama dengan salah satu yayasan yang bergerak dalam bidang keagamaan untuk mengadakan ceramah-ceramah atau seminar-seminar keagamaan. Padahal Syaikh abdul Aziz bin Baz dan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin pernah memberikan ceramah kepada pengurus yayasan keagamaan tersebut melalui telepon. Dan kerjasama Ahlussunnah lain dengan yayasan tersebut sebenarnya sudah dinyatakan boleh oleh dua ulama besar itu dengan fatwa. Lanjutkan membaca