AUDIO Kajian Seputar Perang di Dammaj [Kompilasi Masyaikh dan Asatidzah] 5 Files


Mayoritas Gunung di sekitar Dammaj memang sejak 2 (dua) tahun dikuasai syi’ah, kecuali Gunung Shomma’, Gunung Baroqoh, Gunung Thullab.  6 (enam) Bulan yang lalu tentara (pemerintah,ed) yang menjaga Gunung Shomma’ berkhianat dengan menyerahkan gunung itu ke syi’ah. 2 (dua) hari yang lalu Gubenur sho’dah datang ke Dammaj, perundingan dengan Ahlul Dammaj dan syia’h. Syi’ah bilang akan buka blokade jalan ke Gunung Baroqoh dengan Gunung Thullab yang selama ini dijaga oleh Thullab dan Masyarakat Dammaj dikosongkan. Thulab dan Masyarakat menolak keras tuntutan itu dan bertekad pertahankan sampai mati. Gubenur pulang  tanpaa bisa menekan syi’ah. Sekarang Penjagaan di 2 (dua) Gunung itu diperketat. Thulab siang malam sibuk buat parit dan benteng diseputar lembah Dammaj. Alloh waliyyuna”.

Nasihat Asy-Syaikh Al-‘Allamah Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan -hafizhahullah- kepada Ahlus Sunnah di Dammaj secara khusus dan kaum muslimin seluruhnya untuk bersatu dan meninggalkan perpecahan.

Penanya: ”Apa nasihat Anda bagi Ikhwan kita Ahlus Sunnah di Yaman yang sedang diperangi oleh orang-orang Hutsi (Syi’ah)?”

Jawaban Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan –hafizhahullah-:

“Wajib bagi mereka bergantung hanya kepada Allah ‘azza wa jalla, memperbanyak doa dan berusaha membela diri, keluarga dan harta sesuai kemampuan mereka.

Dan tidaklah musibah ini menimpa penduduk Yaman kecuali karena mereka saling melemahkan dan berpecah belah. Andaikan mereka bersatu di bawah bendera yang satu maka tidak ada seorang pun yang mampu menyusup di tengah-tengah mereka. Akan tetapi, ketika mereka berpecah belah dan muncul kepentingan-kepentingan tertentu, sehingga setiap orang memiliki kepentingan sendiri, maka terjadilah apa yang terjadi saat ini, na’am.”
Kemudian beliau (Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan) –waffaqahullah- berkata, “Aku wasiatkan kepada mereka untuk bersabar dan melakukan sebab-sebab (yang dapat menyelamatkan mereka), diantaranya dengan bersatu dan tidak berpecah belah.

وَلا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا

“Dan janganlah kamu berbantah-bantahan (berselisih), yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu, dan bersabarlah.” [Al-Anfal: 46]

وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang (umat terdahulu) yang bercerai-berai dan berselisih.” [Ali Imron: 105]

Maka wajib bagi mereka untuk bersatu. Sedangkan hizbiyah dan perpecahan merupakan bahaya bagi kaum muslimin.

Wajib bagi mereka bersatu dalam jama’ah yang satu di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan hendaklah mereka bagaikan tangan yang satu dalam menghadapi musuh, inilah seharusnya sifat kaum muslimin, na’am.”

Fatawa 5 (Lima) Masyaikh Seputar Perang Dammaj

Nasehat Seputar Perang Dammaj Syaikh Ali Hasan al Halabi

Menyikapi Perang Dammaj Syaikh Ubaid al Jabiry

Nasehat dan Penjelasan Perang Dammaj Syaikh Ali Hasan Ust Abu Qotadah (Retriving Source)

Tanya Jawab Tentang Sifat Syiah dan Yahudi Ust Abu Zubair al Hawari

Sumber : Radio Suara Quran

NB : Rekaman Pelajaran Syarh Muhktashar Zaadil Ma’ad, Pelajaran Ke-60, Menit Ke-57. Direkam pada tanggal 2 Muharram 1433 H. Download rekaman di sini. (Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan tentang keadaan Dammaj- Yaman).

Download fatwa terbaru Syaikh Ubaid (6 Muharrom)

Apakah wajib izin orang tua ??
Apakah khusus untuk Ahlu Yaman ??
Bagaimana dengan penduduk Sa’da (provinsi yang membawahi dammaj)

klik di :
http://www.box.com/s/qtxqjklt96rsfpyym6z0

About these ads