Download Audio Kajian Kitab Bulughul Maram oleh Ustadz Zakaria


Alhamdulillah, ana hadirkan kajian fiqh yang di ambil dari kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al-Asqolani yang di bahas oleh ustadz Zakaria, kajian ini dilaksanakan setiap Ahad Malam pukul :20: 00 WIB, yang disiarkan langsung oleh Radio Assunnah-Cirebon. silahkan download:

Muqaddimah: Download
Pertemuan ke2: Download
Pertemuan ke3: Download
Pertemuan ke4: Download

semoga bermanfaat.

dipublikasikan : http://www.abunamira.wordpress.com

12 Hadits Lemah dan Palsu Seputar Ramadhan


Islam adalah agama yang ilmiah. Setiap amalan, keyakinan, atau ajaran yang disandarkan kepada Islam harus memiliki dasar dari Al Qur’an dan Hadits Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang otentik. Dengan ini, Islam tidak memberi celah kepada orang-orang yang beritikad buruk untuk menyusupkan pemikiran-pemikiran atau ajaran lain ke dalam ajaran Islam.

Karena pentingnya hal ini, tidak heran apabila Abdullah bin Mubarak rahimahullah mengatakan perkataan yang terkenal:

الإسناد من الدين، ولولا الإسناد؛ لقال من شاء ما شاء

“Sanad adalah bagian dari agama. Jika tidak ada sanad, maka orang akan berkata semaunya.” (Lihat dalam Muqaddimah Shahih Muslim, Juz I, halaman 12)

Dengan adanya sanad, suatu perkataan tentang ajaran Islam dapat ditelusuri asal-muasalnya.

Oleh karena itu, penting sekali bagi umat muslim untuk memilah hadits-hadits, antara yang shahih dan yang dhaif, agar diketahui amalan mana yang seharusnya diamalkan karena memang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam serta amalan mana yang tidak perlu dihiraukan karena tidak pernah diajarkan oleh beliau. Continue reading

Download Audio: Bolehkah Mengkhususkan Ziarah Kubur Pada Saat Datang Ramadhan dan Idul Fitri (Ustadz Abu Zubair al Hawaary, Lc)


Pertanyaan:

Diantara kebiasaan sebagian kaum muslimin menjelang datangnya bulan suci ramadhan mengkhususkan waktu untuk berziarah ke kuburan orang tua, sanak famili, handai taulan yang telah meninggal dunia, apakah ini suatu hal yang ada tuntunannya dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam?

Jadi bagaimana hukum mengkhususkan ziarah kubur menjelang masuknya bulan suci ramadhan?

Simak jawabannya, dijawab oleh Ustadz Abu Zubair al Hawaary, Lc dengan mendownload file berikut:

Semoga bermanfaat.

Download Khutbah Jum’at: Perkara-Perkara Yang Dianggap Sunnah Sebelum atau Disaat Bulan Ramadhan (Ustadz Badrusalam, Lc) (Jum’at, 29 Juli 2011)


Alhamdulillah, berikut kami hadirkan rekaman khutbah jum’at yang diselenggarakan di Masjid Al-Barkah Cileungsi, Bogor hari ini Jum’at, 29 Juli 2011. dengan khotib Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Tema khutbah yang disampaikan ” Perkara-Perkara Yang Dianggap Sunnah Sebelum atau Disaat Bulan Ramadhan “.

Semoga nesehat yang disampaikan beliau bermanfaat untuk kaum muslimin.

Silahkan download pada link berikut:

Atau download dalam format mp3.zip Disini

~ Asy-Syafi’iyyah Singapore untuk Moslemsunnah.Wordpress.com ~

AUDIO Dauroh Asma’ Wa Shifat Allah Ta’ala Ust Abu Isa Abdullah, Ma’had Al Ukhuwah Sukoharjo 12-13 Maret 2011


Makna tauhidul asma wash-shifat (mengesakan Allah Ta’ala dalam hal nama-nama dan sifat-sifat-Nya) adalah meyakini secara mantap bahwa AllahTa’ala. menyandang seluruh sifat kesempurnaan dan suci dari segala sifat kekurangan, dan bahwa Dia berbeda dengan seluruh makhluk-Nya.

Caranya adalah dengan menetapkan (mengakui) nama-nama dan sifat-sifat Allah Ta’ala yang Dia sandangkan untuk Dirinya atau disandangkan oleh Rasulullah shallahu ‘alahi wasallam dengan tidak melakukan tahrif (pengubahan) lafazh atau maknanya, tidak ta’thil (pengabaian) yakni menyangkal seluruh atau sebagian nama dari sifat itu, tidak takyif (pengadaptasian) dengan menentukan esensi dan kondisinya, dan tidak tasybih (penyerupaan) dengan sifat-sifat makhluk. Continue reading

Wajibnya Membaca Al-Fatihah Di Belakang Imam



Pendapat pertama:
 
Asy Syafi’i, Al Auza’i, Abu Tsur, Makhul dan Ibnu ‘Auf berpendapat wajibnya membaca Al-Fatihah di belakang imam pada shalat yang sirr maupun jarh, berdasarkan keumuman hadits ‘Ubaidah bin Ash-Shamit. Dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
Barangkali kalian membaca dibelakang imam kalian” kami menjawab “Benar, wahai Rasulullah”. Beliau bersabda: “Jangan kalian lakukan, kecuali jika salah seorang di antara kalian membaca Al Fatihah. Karena tidak ada shalat bagi yang orang yang tidak membacanya
Pendapat Kedua:
 
Ats-Tsauri dan Ibnu ‘Uyainah berpendapat bahwa makmum tidak membaca sedikitpun dibelakang imam, mereka berdalil dengan hadits :” Barang siapa yang mengikuti imam, maka bacaan imam adalah bacaannya Hadits ini Dla’if. Continue reading

Bisa Jadi Kamu Membenci Sesuatu, Namun Itu Baik Buatmu


 Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)
Dalam ayat ini ada beberapa hikmah dan rahasia serta maslahat untuk seorang hamba. Karena sesungguhnya jika seorang hamba tahu bahwa sesuatu yang dibenci itu terkadang membawa sesuatu yang disukai, sebagaimana yang disukai terkadang membawa sesuatu yang dibenci, iapun tidak akan merasa aman untuk tertimpa sesuatu yang mencelakakan menyertai sesuatu yang menyenangkan. Dan iapun tidak akan putus asa untuk mendapatkan sesuatu yang menyenangkan menyertai sesuatu yang mencelakakan. Ia tidak tahu akibat suatu perkara, karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh hamba. Dan ini menumbuhkan pada diri hamba beberapa hal:
1. Bahwa tidak ada yang lebih bermanfaat bagi hamba daripada melakukan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala, walaupun di awalnya terasa berat. Karena seluruh akibatnya adalah kebaikan dan menyenangkan, serta kenikmatan-kenikmatan dan kebahagiaan. Walaupun jiwanya benci, akan tetapi hal itu akan lebih baik dan bermanfaat. Demikian pula, tidak ada yang lebih mencelakakan dia daripada melakukan larangan, walaupun jiwanya cenderung dan condong kepadanya. Karena semua akibatnya adalah penderitaan, kesedihan, kejelekan, dan berbagai musibah. Continue reading

Bid’ah-Bid’ah Di Bulan Ramadhan (Menjelang atau Sesudah)


Dalam kajian kali ini kami coba membahas beberapa amalan bid’ah yang sering dilakukan oleh kaum muslimin. Semoga mereka dapat meninggalkan dan bertaubat darinya.Kami mencupliknya dari kitab Mu’jamul Bida’ oleh Raa-id bin Shabri bin Abi ‘Alfah dan kitab Al-Bida’ Al-Hauliyah oleh Abdullah bin Abdul Aziz bin Ahmad At-Tuwairijiy serta beberapa referensi lainnya.

1. Bid’ah Punggahan. Yakni makan-makan atau kenduri di masjid atau surau satu hari menjelang Ramadhan. Di beberapa tempat masyarakat berbondong-bondong membawa makanan beraneka ragam untuk kenduri di masjid menyambut datangnya bulan Ramadhan. Kenduri seperti ini disebut punggahan. Hal ini tidak ada contohnya dari Rasulullah, para Sahabat maupun Salafus Shalih.

2. Bid’ah pesta ru’yah. Yaitu berkeliling kota atau desa menyambut malam pertama bulan Ramadhan sebagaimana biasa dilakukan oleh pengikut-pengikut tarikat dan orang awam. Silakan lihat kitab Al-Ibdaa’ fi Madhaar Al-Ibtidaa’ karangan Syeikh Ali Mahfuzh.

3. Bid’ah hisab. Yakni menentukan awal Ramadhan dengan perhitungan hisab. Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Fatawa telah menegaskan bahwa cara seperti itu adalah bid’ah dalam agama. Silakan lihat Majmu’ Fatawa (XXV/179-183). Continue reading

Amplop untuk Imam Tarawih


Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S, M.A

Ketika bulan Ramadan tiba, di samping mendatangkan peng-kultum, sebagian masjid juga mendatangkan orang-orang tertentu yang memiliki suara yang merdu untuk menjadi imam shalat tarawih. Apa hukum uang amplop untuk imam tarawih semisal ini? Simak jawabannya dalam tanya jawab berikut ini.

Pertanyaan, “Apa hukum amplop bagi imam shalat tarawih?” Continue reading

(TERBARU) BID’AH IMSAKIYAH RAMADHAN 1432H | JADWAL & DO’A BUKA PUASA 2011 | “syah-syah saja kalau mau menghentikan makan dan minum sebelum adzan, akan tetapi yang salah besar kalau imsak ini dijadikan tanda haramnya makan minum dan meyakini bahwa puasanya menjadi batal”


BANTAHAN TERHADAP SITUS DAN BLOG PENENTANG MANHAJ SALAFY AHLUSSUNNAH (BAGIAN X ) DAMPAK SERUAN ‘IMSAK’

Penulis: Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman

 

Saudaraku kaum muslimin, semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala senantiasa merahmati kita semua…
Di saat kaum muslimin sedang berupaya mendekatkan diri kepada Allah di bulan Ramadlan dengan berbagai aktivitas ibadah, terdapat beberapa orang yang berusaha menebarkan fitnah terhadap para Ulama’ Ahlussunnah yang mereka sebut dengan istilah wahaby. Dalam suatu blog penentang dakwah Ahlussunnah terdapat tulisan yang berjudul: ‘Fitnah dan Bid’ah Wahaby (Salafy Palsu) di Bulan Ramadhan (2) : dalil Waktu sahur dan Imsyak’. Tulisan tersebut berisi hasutan untuk membenci para Ulama’ Ahlussunnah yang mereka istilahkan dengan wahaby dengan mengesankan bahwa para Ulama tersebut ‘Mensyariatkan  Makan Sahur sampai mendekati waktu iqamat shalat subuh dengan dalih mengakhirkan sahur’.
Sungguh suatu kedustaan jika tuduhan itu dialamatkan pada para Ulama’ Ahlussunnah semisal Syaikh Muhammad Amien Asy-Syinqithy, Syaikh Bin Baaz, Syaikh Abdurrahman As-Sa’di,  Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin, dan para ulama’ Ahlussunnah lainnya. Silakan disimak ceramah-ceramah para Ulama tersebut, kaji kitab-kitab yang mereka tulis, niscaya kita akan mendapati mereka berdakwah di atas ilmu dan berdasar manhaj Nabi dan para Sahabatnya. Tidaklah mereka berdalil kecuali dengan AlQur’an dan AsSunnah yang shahihah dengan pemahaman para Sahabat Nabi. Continue reading