Laki-laki yang Tidak Layak Dijadikan Suami


Laki-laki yang Tidak Layak Dijadikan Suami

Tanya:

Jika ada gadis yang ingin menikah, dia sudah dilamar banyak lelaki, apa saja karakter yang harus diperhatikan dan harus dijauhi dr lelaki? Karena dia ingin pernikahan dg seorang lelaki ini bahagian sehingga hanya dialami hanya sekali, dalam arti tidak sampai terjadi perceraian.

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Semua orang mendambakan hidup bahagia. Terlebih setelah dia menikah. Karena perjalanan panjang manusia, tidak lepas dari keterlibatan keluarga di sekitarnya. Setiap lelaki ingin mendapatkan istri yang baik, menurut kriterianya. Demikian pula, setiap wanita ingin mendapatkan suami yang baik menurut kriterianya. Karena standar bahagia setiap manusia, berbeda-beda. Mungkin anda akan merasa terheran ketika melihat ada pasangan suami istri, yang perbandingan wajahnya ’selisih jauh’, ibarat langit dan bumi. Tapi bagi masing-masing, itulah kebahagiaan. Lanjutkan membaca

Telaah Kritis untuk 6 Sifat Karkun (JT)


Telaah Kritis untuk 6 Sifat Karkun (JT)

مناقشة شروط الجماعة

jamaah tablighTelaah Kritis terhadap 6 syarat utk menjadi aktivis JT

1- تحقيق كلمة ( لا إله إلا الله ، محمد رسول الله ) .

Pertama, merealisasikan kalimat la ilaha illallahu, Muhammad Rasulullah

إن التحقيق يعني الفهم والتطبيق ، فهل فهم معنى هذه الكلمة الطيبة ـ التي هي الركن الأول من أركان الإسلام الوارد في حديث جبريل الذي رواه مسلم ـ هؤلاء الجماعة ؟

Merealisasikan itu artinya memahami dan mempraktekkan. Apakah JT memahami makna kalimat tahyyibah ini yang merupakan rukun pertama dalam Islam sebagaimana dalam hadits Jibril yang diriwayatkan oleh Muslim?

وهل دعوا إلى تطبيقها والعمل بها ؟

Apakah JT mengajak manusia untuk mengamalkan dan mempraktekkan secara nyata kalimat tersebut?

الواقع أنهم لا يعلمون معناها الحقيقي ، وهو :
( لا معبود بحق إلا الله ، ومحمد مبلغ دين الله الذي ارتضاه ) .

Realita membuktikan bahwa JT tidak mengetahui makna yang benar dari dua kalimat syahadat. Maknanya yang benar adalah tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah dan Muhammad adalah sekedar menyampaikan agama yang Allah ridai. Lanjutkan membaca

Prinsip-prinsip dalam Mendidik Anak


Prinsip-prinsip dalam Mendidik Anak

kaya dan miskinMendidik anak merupakan pekerjaan yang sulit, karena (dalam menghadapi) mereka membutuhkan kesabaran dan kecerdikan (untuk mengambil hatinya).

Termasuk di antaranya, ada anak yang butuh perlakuan lembut, ramah, tidak suka dibentak-bentak dengan keras. Dan jika diperlakukan dengan cara sebaliknya, niscaya ia akan membangkang. Ada pula anak yang perlu dikerasi, tapi tetap tidak melebihi batas kewajaran. Apabila sampai berlebihan maka akan menyebabkan anak sulit diatur dan tidak patuh terhadap nasehat kedua orang tuanya.

Kita memohon kepada Allah agar mengkaruniakan kebaikan kepada kita dan menjaga kita dalam (memikul) tanggung jawab yang besar sebagai orang tua. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. “ (At-Tahrim: 6)

Dan dalam Shahihain dari hadits Abdullah bin Umar rodhiyallohu anhuma, ia berkata: “Rasulullah shollallohu alaihi wa sallam bersabda: “Kalian semua adalah pemimpin, dan kalian semua akan ditanya tentang apa yang kalian pimpin, seorang imam adalah pemimpin dan ia nanti akan ditanya tentang yang dipimpinnya, seorang lelaki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia nanti akan ditanya tentang yang dipimpinnya, seorang wanita adalah pemimpin dalam rumah suaminya dan ia nanti akan ditanya tentang yang dipimpinnya, seorang budak (pelayan) adalah pemimpin tentang harta majikannya dan ia nanti akan ditanya tentang yang dipimpinnya, ketahuilah karena kalian semua adalah pemimpin dan kalian semua akan ditanya nanti tentang yang dipimpinnya.” Lanjutkan membaca

ISIS DALAM TINJAUAN AHLUSSUNNAH


ISIS DALAM TINJAUAN AHLUSSUNNAH

Oleh: Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA.

• Pendahuluan

ISIS Khawarij gaya baruSegala puji bagi Allah, shalawat dan salam buat nabi kita yang mulia Muhammada shalallahu’alaihi wassalam beserta keluarga dan para sahabat beliau. Berangkat dari rasa ingin saling menasehati sesama muslim, kami meluangkan waktu untuk membahas salah satu topik aktual dewasa ini. Yaitu tentang Daulah Islamiyah Iraq dan Syam (داعش) yang lebih popular dengan ISIS (Islamis State of Iraq and Sham). Jika kita amati isu ISIS telah menjadi polemic baru di tengah-tengah masyarakat. Adanya pro dan kontra terhadap sesuatu yang baru muncul itu hal yang biasa. Akan tetapi suatu hal yang tidak bisa diterima dan dibenarkan sama sekali adalah memanfaatkan isu ISIS untuk menolak Islam dari jarak jauh dan dekat, lalu dikait-kaitkan dengan dakwah Ahlussunnah yang sedang bersemi di bumi nusantara ini. Dengan kata lain: memancing di air keruh…

Semoga tulisan kecil ini dapat menggambarkan siapa sebanarnya ISIS? dan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap ISIS? selamat membaca! Semoga bermanfaat…

• Sejarah kelahiran ISIS

Gerakan ISIS bermula dari dibentuknya “Jamah Tauhid dan Jihad” di Iraq pada tahun 2004 oleh Abu Msh’ab Zarqowy. Kemudian pada waktu yang bersamaan Zarqowy menyatakan pembai’atannya terhadap pimpinan tertinggi Al Qoidah Usamah bin Ladin, dengan demikian ia langsung menjadi perwakilan resmi Al Qoidah di Iraq. Ketika Amerika menjajah Iraq pasukan Zarqowy sangat agresif dalam menentang penjajahan tersebut. Hal ini menyebabkan banyak pejuang Iraq yang bergabung dengan pasukan Zarqowy. Meskipun secara idologi mereka berbeda, akan tetapi kondisi perang menyebabkan mereka untuk bergabung dengan segala kekuatan dalam melawan penjajahan Amerika terhadap rakyat Iraq. Dengan berlalunya waktu pengaruh Zarqowy semakin kuat di tengah-tengah para pejuang Iraq dan jumlah pasukannya semakin bertambah dan membesar.

Pada tahun 2006 Zarqowy mengumumkan melalui sebuah rekaman tentang pembentukan ‘Majlis Syura Mujahidin” yang diketuai oleh Abdullah Rosyid Bagdady. Tujuan dari pembentukan “Majlis Syura Mujahidin” ini adalah untuk mengantisipasi perpecahan dikemudian hari antara berbagai kelompok pejuang yang tersebar di berbagai pelosok daerah Iraq. Namun sebulan setelah pernyataannya tersebut Zarqowy terbunuh, lalu posisinya digantikan oleh salah seorang tokoh Al Qoidah yang bernama Abu Hamzah Al Muhajir.
Kemudian pada akhir tahun 2006 sebagian besar pasukan “Majlis Syura Mujahidin” berhasil mengambil sebuah keputusan bersama untuk mendirikan Negara Islam Iraq di bawah pimpinan Abu Umar Bagdadi. Lanjutkan membaca

Belenggu-Belenggu Hizbiyah


Belenggu-Belenggu Hizbiyah

BELENGGU-BELENGGU HIZBIYAH

Oleh Syaikh Ali bin Hasan  bin Ali bin Abdul Hamid Al-Atsari

belengguSeorang Imam tsiqah, Ayub As-Sakhtiyaniy pernah berkata : “Jika engkau ingin mengerti kesalahan gurumu, maka duduklah engkau untuk belajar kepada orang lain” [1]

Justru karena inilah, maka kaum hizbiyun (aktifis fanatik terhadap golongan) melarang pengikut-pengikutnya untuk menimba ilmu dari orang-orang selain golongan atau simpatisannya.

Kalaupun sikap mereka menjadi lunak, namun mereka akan memberikan kelonggaran dengan banyak syarat serta ikatan-ikatan yang njelimet, supaya akal-akal pikiran para pengikutnya tetap tertutup bila mendengar hal-hal yang bertentangan dengan jalan mereka atau mendengar bantahan terhadap bid’ah mereka.

Dengan cara ini, sesungguhnya mereka telah mengambil uswah kaum tarekat sufi dan mengambil qudwah pada khurafatnya hubungan antara seorang “syaikh (sufi) dengan pengikutnya”. Manakala persyaratan seorang syaikh atas pengikutnya yang pernah di contohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang wajibnya taat melaksanakan “Baiat Islamiyyah yang menjadi keharusan ?” [2]

Imam As-Suyuthi rahimahullah [3] pernah di tanya tentang seorang sufi yang telah berba’iat kepada seorang syaikh, tetapi kemudian ia memilih syaikh lain untuk diba’iatnya : “Adakah kewajiban yang mengikat itu, bai’at yang pertama atau yang kedua..?.

Maka beliau -rahimahullah- menjawab : “Tidak ada yang mengikatnya, baik bai’at yang pertama [4] maupun bai’at yang kedua dan yang demikian itu tidak ada asal-usulnya. [5]

Semua ikatan-ikatan dan persyaratan-persyaratan itu adalah bathil, tidak ada asal-usulnya sama sekali dari Al-Qur’an maupun As-Sunnah. “Setiap persyaratan yang tidak ada terdapat dalam kitabullah, maka persyaratan itu bathil, sekalipun berjumlah seratus persyaratan” [6]

Belenggu-belenggu hizbiyah yang memprihatinkan di antaranya ialah : Lanjutkan membaca

Ciri Khas Pengikut Harokah


Ciri Khas Pengikut Harokah

CIRI KHAS PENGIKUT HAROKAH [1]

Oleh Syaikh Abdul Malik Ramadhaaniy Al-Jazaairy

Orang-orang harokah adalah suatu kaum yang (kelihatannya) berjuang untuk Islam. Mereka berpendapat bahwa memahami agama ini tidaklah cukup untuk memperjuangkan Islam, sampai setiap individu bergabung di dalam suatu gerakan dakwah, yang didalamnya mereka diperintah dan dilarang, (mereka harus) mendengar dan taat. Kegiatan ini kebanyakan disertai dengan bai’at dan sumpah setia, meskipun mereka berada di dalam suatu negara yang dipimpin oleh penguasa muslim.

Oleh karena itu, kita bisa memahami sebab penamaan diri mereka dengan sebutan “Para Pengikut Harokah”, yaitu karena persangkaan buruk mereka bahwa fikih agama ini tidak bisa menggerakkan [2], maksudnya tidak bisa menggerakkan (manusia) untuk memberontak singgasana para penguasa. Mereka menganggap para ulama tak ubahnya seperti gelandangan yang tidak diatur oleh suatu gerakan. Hal itu dikarenakan para ulama tersebut telah menjadi kaki tangan para penguasa, sedangkan mereka tidak sadar.

Adapun harokah, bagi para pengikutnya merupakan suatu hal yang bisa menjadikan para ulama tersebut mengetahui rencana-rencana pemerintah, serta berbagai kelemahan peraraturan-peraturannya. Harokah juga membuka mata para ulama tersebut dari suatu fikih yang mereka masih buta terhadapnya, yang dinamakan ‘Fiqhul Waqi” (Fikih Kenyataan). Mereka itulah orang-orang harokah yang sebenarnya, dimanapun mereka berada. Lanjutkan membaca

ISIS Tanda Dekatnya Kiamat??


ISIS Tanda Dekatnya Kiamat??

Bendera Hitam Isis Tanda Kiamat

ISIS Khawarij gaya baruApakah dijaman ini dengan bermunculannya bendera hitam seperti isis. Ini ada kaitannya dengan tanda kiamat selain أشرة الساعة?

Dari Abu Sifiyah

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Sesungguhnya kiamat adalah sesuatu yang pasti. Kita tunggu maupun tidak kita tunggu, dia akan datang tanpa terduga. Dan Allah ta’ala menciptakan beberapa tanda akan datangnya kiamat.

فَهَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً فَقَدْ جَاءَ أَشْرَاطُهَا فَأَنَّى لَهُمْ إِذَا جَاءَتْهُمْ ذِكْرَاهُمْ

Tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena Sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka Apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila kiamat sudah datang?(QS. Muhammad: 18)

Tanda hari kiamat ada dua,

Pertama, tanda kiamat kecil (asyrat shugra) Lanjutkan membaca